Kampanye Cui… ^_^

Assalamu’alaikum

Ola… Pak kabar Iman di dada hari ini??? Semoga tetap Istiqomah demi mendapat Ridho-Nya.

Kali nie, pu3 mo sharing tentang  cara kampanye salah satu parpol di Indonesia melalui sms yang dikirim temanQ. Parpol tersebut adalah PKS. Gini nieh smsnya… Kreatif eu… ^_^

Assalamu’alaikum. Eh kawan.. tau ga? SBY itu PKS (Presiden yg Keren Sekali). Mega juga PKS (Putri Keluarga Soekarno). Gus Dur juga ternyata PKS (Priyayi Kalangan Santri). Jusuf Kalla lagi-lagi juga PKS (Putra Kelahiran Sulawesi). Dan yang siiip, Rasulullah juga PKS (Panutan Kita Semua). Saiki Usume PKS rek! *sensor*

Haha, kreatif…. Mungkin ada juga dari temend2 yang dapet? Yah… itulah… buat pelajaran kita aja. Mungkin yang disebut “Dakwah Fardiyah” inilah yang diajarkan oleh parpol ini. Dimana Dakwah fardiyah ialah ajakan atau seruan kejalan Allah yang dilakukan seorang da’I (penyeru) kepada orang lain secara individual, dengan tujuan memindahkan mad’u (yang diseru) pada keadaan yang lebih baik dan diridhoi Allah SWT.

Dakwah Fardiyah memoliki 3 (tiga) pendekatan :

  1. Mafhum Da’wi
  2. Mahfum Haraki
  3. Mahfum Tanzhimi

Mafhum Da’wi dalam dakwah fardiyah yaitu : Usaha seorang da’I untuk lebih dekat mengenal mad’u dalam rangka mengajaknya ke jalan Allah. (Baca dan tadabbur Q.S. Al-Fushilat : 33-36).

Mafhum Haraki dalam dakwah Fardiyah yaitu : Menjalin hubungan dengan masyarakat umum, kemudian memilih salah seorangdari mereka untuk membina hubungan lebih erat, dalam rangka menuntunnya kejalan Allah. (Pahami dan renungkan hadits nabi “Kullu Sulaama dst” Riwayat Muslim)

Mafhum Tandzhimi dalam dakwah fardiyah, yaitu : Upaya pengorganisasian terhadap seorang mad’u yang diajak dan dituntun kejalan Allah, Tanzhim tersebut meliputi : taujih (arahan), Tauzif (Penugasan) dan tashnif (Penggolongan).

Urgensi Dakwah Fardiyah.
Betapapun dakwah fardiyah relative lebih kecil skup jangkauannya dan lebih lambat hasil yang diraih sang da’I, tetapi dakwah fardiyah memiliki kelebihan dan urgensi yang perlu dipertimbangkan oleh setiap aktifis dakwah:

  1. Juru dakwah dituntut untuk memiliki skill mendidik, karena pengalaman dan latihannya yang kontinyu dalam melayanai mad’u agar menjadi pribadi muslim yang baik.
  2. Dalam dakwah fardiyah, para pelakunya terdorong untuk meningkatkan bekal berupa pengetahuan dan bekal-bekal dakwah lainnya.
  3. Kegiatan juru dakwah yang dilakukan secara terbuka biasanya terlihat orang banyak, dimana sang da’i diuji keikhlasannya, sedangkan dalam dakwah fardiyah sang da’I tidak nampak oleh orang banyak, berarti ia teruji keikhlasannya, karena ia bekerja tanpa menunggu atau mengharapkan keuntungan material dari orang lain.
  4. Juru dakwah dalam dakwah fardiyah adalah aktifis dakwah dengan segala makna dan penjabarannya, bahkan ia adalah seorang teladan bagi mad’unya.
  5. Mad’u dalam dakwah fardiyah adalah orang-orang pilihan berdasarkan pengetahuan dan ijtihad sang da’i.
  6. Dalam dakwah fardiyah, mad’u mendapat peluang bertanya dan berdialog serta berkonsultasi lebih dekat dan lebih banyak.
  7. Hubungan antara da’i dan mad’u nampak lebih dekat dan harmonis.
  8. Mad’u dalam dakwah fardiyah merasa selalu diperhatikan oleh sang da’i, secara psikologis akan memberikan dampak positif.
  9. Arahan dan bimbingan lebih fokus dan efektif serta efesien (tak perlu biaya) dibanding dakwah umum.
  10. Dakwah fardiyah dapat dilakukan dalam segala situasi, kapan dan dimana saja dan dalam setiap peluang dan kesempatan sang da’i.

Sumber: http://www.ikadi.org/artikel/ensiklopedidakwah/dakwah-fardiyah-1207559580.htm

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.